jump to navigation

pelayanan satu pintu di Jembrana Desember 13, 2008

Posted by witart in regulasi, tauladan.
Tags: , , , , ,
trackback

Pelayanan Satu Pintu di Kabupaten Jembrana

Situasi sebelum inisiatif
Kondisi pemberian pelayanan pada masyarakat dan kalangan investor di Kabupaten Jembrana sebelum tahun 2003 dirasakan cukup memprihatinkan. Sistem pelayanan yang diberikan membutuhkan waktu yang relatif lama dan tidak luput dari praktek pungutan liar, sehingga menimbulkan kesan terjadinya diskriminasi pelayanan.

Banyaknya meja yang harus dilalui untuk proses satu perijinan juga menjadi permasalahan tersendiri bagi masyarakat dan kalangan investor. Hal ini pada akhirnya bermuara pada tidak adanya kepastian waktu dan biaya dalam penyelesaian pangurusan perijinan.

Selain itu, karena kurangnya sosialisasi pengurusan ijin masyarakat setempat kurang memahami prosedur pengajuan segala bentuk perijinan. Hal ini berdampak pada rendahnya pengurusan perijinan oleh masyarakat.

Akibatnya tingkat pencapaian potensi penerimaan Daerah dari sector pajak dan retribusi daerah menurun.

Inisiatif dan Strategi Pelaksanaan
Pelaksanaan sistem Pelayanan Satu Pintu di Kabupaten Jembrana berpedoman pada PP No. 8 Tahun 2003 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah (dan PP No. 84 Tahun 2000). Program ini juga dilaksanakan dan dikembangkan sesuai dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan terbangunnya pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Dengan diterbitkannya Peraturan Daerah Kabupaten Jembrana No. 10 Tahun 2003 tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jembrana, sistem pelayanan satu pintu dilaksanakan sejak bulan Mei 2003.

Pada tahap awal pelaksanaannya, Bupati mengambil langkah-langkah untuk mengkoordinasikan Dinas Informasi, Komunikasi dan Perhubungan (DIKP) dengan Dinas/Instansi teknis yang terkait dengan obyek perijinan. Untuk menguatkan kapasitas SDM pelaksana, dilaksanakan pelatihan-pelatihan di bidang pelayanan. Di samping itu, dilakukan pula kegiatan comparative study ke Kabupaten lain sebagai upaya mencari perbandingan terhadap pola pelayanan perijinan. Sedangkan langkah akhir dalam tahap awal, telah dilaksanakan sosialisasi mengenai keberadaan Pelayanan Umum.

Visi dari sistem ini adalah Menciptakan Pelayanan Prima, yaitu pelayanan optimal secara cepat, tepat, benar, bersih dan minimal memenuhi standar yang telah ditetapkan (Standar prosedur, standar biaya dan standar waktu). sedangkan Misinya adalah Membangun pola pelayanan perijinan satu atap melalui kendali Dinas Inkom dan Perhubungan dengan dukungan teknis sepenuhnya dari Dinas/Kantor/Bagian yang terkait obyek ijin sehingga pelayanan perijinan dapat berjalan secara cepat, tepat, benar dan bersih.

Sistem Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Jembrana melayani pengurusan dokumen:

1. Akte Kelahiran
2. Akte Perkawinan
3. Akte Pengangkatan Anak
4. Akte Perceraian
5. Akte Kematian

6. Kartu Keluarga (KK)
7. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
8. Ijin Menebang Kayu Kebun
9. Surat Keterangan Asal Usul (SKU)
10. Ijin Pengusahaan Burung Sriti

11. Wajib Daftar Pengusahaan Burung Sriti
12. Ijin Pemotongan Ternak, Penanganan dan Hasil Ikutannya
13. Ijin Usaha Peternakan
14. Tanda Daftar Peternakan Rakyat
15. Rekomendasi Ijin Keramaian

16. Ijin Usaha Penyosohan Beras
17. Ijin Insidentil
18. Ijin Usaha Angkutan
19. Ijin Trayek Angkutan Pedesaan
20. Ijin Penutupan Jalan

21. Ijin Undang-undang Gangguan (HO)
22. Ijin Lokasi
23. Tanda Pendaftaran Usaha (TPU) VCD Rental
24. Rekomendasi Pemutaran Film Keliling
25. Rekomendasi/Ijin menggunakan Mendapa Kesari

26. Ijin Mendirikan Bangunan
27. Ijin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK)
28. Nomor Kode Tenaga Tehnik (NKTT)
29. Ijin Usaha Perikanan
30. Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP)

31. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
32. Tanda Daftar Industri (TDI)
33. Ijin Usaha Industri (IUI)
34. Ijin Pertambangan Daerah (SIP-D)
35. Ijin Explorasi Air Bawah Tanah dan Air Permukaan

36. Ijin Pemasangan Reklame
37. Ijin Prinsip
38. Ijin Usaha Hotel Melati, Pondok Wisata, Rumah Makan/ Restoran/Warung Wisata

Strategi pelaksanaan yang dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Untuk menghindari tumpang tindih terhadap proses pemberian pelayanan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jembrana membagi kepengurusan ijin-ijin ke dalam 4 loket.

2. Secara berkelanjutan melaksanakan sosialisasi tentang Pelayanan Umum, melalui berbagai media, seperti :

• Pertemuan interaktif dengan anggota masyarakat;
• Siaran radio daerah maupun radio swasta yang ada di Jembrana;
• Kegiatan pertunjukan kesenian tradisional;
• Brosur, selebaran, stiker, spanduk dan media cetak.

3. Pemerikasaan Ijin ke Lapangan
Pemeriksaan Ijin dilakukan bersama Tim Perijinan yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten untuk memeriksa obyek ijin sebelum Ijin tersebut diterbitkan.

Pemeriksaan ijin tersebut diberlakukan terhadap proses ijin tertentu dan dilakukan melalui survey lapangan, dengan tetap memperhitungkan standar waktu kapan ijin tersebut harus terbit. Dengan demikian kegiatan survey lapangan tidak selalu harus menunggu banyaknya permohonan yang masuk di pelayanan umum, hal ini untuk menghindari tertundanya proses penyelesaian ijin terhadap permohonan lengkap dan benar, yang masuk di pelayanan umum.

4. Mengadakan pertemuan/rapat koordinasi untuk membahas pelaksanaan pemberian ijin, termasuk membahas dan mencari pemecahan masalah terhadap berbagai masalah yang timbul yang berkaitan dengan pelayanan perijinan.

5. Melaksanakan kegiatan jemput bola, diamana petugas pelayanan umum turun ke lapangan untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang lokasi desanya jauh dari Ibukota Kabupaten. Kegiatan ini dilaksanakan dikaitkan dengan Kegiatan penyebarluasan informasi, khususnya terhadap pemberian pelayanan akte-akte catatan sipil.

Adapun mekanisme kerja Pelayanan Umum berpedoman pada standar pelayanan yang telah ditetapkan meliputi standar prosedur, standar biaya dan standar waktu sebagai berikut:

1. Berkas permohonan yang telah lengkap sesuai dipersyaratkan diterima dan setelah dicatat di Front Office .
2. Maksimal 5 ( lima ) hari kerja sejak diterima di Loket Pelayanan Umum, Tim Pertimbangan Pemberian Izin melaksanakan pemeriksaan administrasi dan lapangan.
3. Tim perimbangan Pemberian Izin mengadakan rapat kajian terhadap hasil pemeriksaan lapangan.
4. Pembayaran biaya retribusi izin di Kasir Pemkab. Jembrana oleh pemohon sesuai Perincian Biaya izin.
5. Pendaftaran/registrasi permohonan Izin oleh petugas di Pelayanan Umum dan sejak pendaftaran/registrasi, izin sudah harus terbit sesuai standar waktu yang telah ditetapkan.
6. Pencetakan Izin dan Pengajuan berkas untuk persetujuan/tanda tangan Bupati Jembrana atau pejabat berwenang.
7. Persetujuan/Tanda tangan Bupati atau pejabat berwenang.
8. Menginformasikan kepada pemohon bahwa proses ijin telah selesai.
9. Pengambilan Surat Izin oleh pemohon di front office Pelayanan Umum.

Mengingat prinsip pelayanan prima benar-benar diterapkan secara maksimal, maka seluruh jajaran Pemda telah memberikan komitmen atas kesuksesan pelayanan pada masyarakat. Untuk mempertahankan akuntabilitas terhadap publik, Bupati membangun sebuah sistem pengawasan yang berlapis sehingga tidak memungkinkan terjadinya penyalahgunaan kewenangan dalam pemberian pelayanan pada masyarakat.

Pemda tidak hanya menyediakan unsur pelayanan prima, melainkan juga pasca pelayanan, yaitu dengan menyediakan layanan pengaduan. Hal ini memberikan rangsangan yang lebih besar bagi peningkatan kepercayaan publik atas pemerintahnya.

Hasil yang dicapai dan Manfaat yang diperoleh
Pelaksanaan pemberian pelayanan satu pintu secara umum telah menghilangkan kesan bahwa di Pemda terdapat jabatan-jabatan yang cukup memiliki peluang yang besar untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Dengan dibentuknya Tim Pertimbangan Pemberian Izin (PPI) berdampak pada kepastian proses pelayanan pemberian ijin. Walaupun demikian, Tim ini tidak secara otomatis dapat menentukan diterbitkannya ijin karena sifatnya hanya memberi pertimbangan.

Prinsip pembagian tugas secara proporsional antara Dinas yang menangani dan dinas/kantor/lembaga yang tergabung dalam Tim PPI telah membangun sinergitas antar lembaga

dengan tetap mengedepankan pelaksanaan tugas dan fungsi sektoral. Sehingga pelayanan pengeluaran izin dan pembuatan berbagai dokumen dapat diselenggarakan secara komprehensif melalui model pelayanan terpadu.

Pelayanan satu pintu telah memberikan kemudahan yang luar biasa bagi setiap elemen masyarakat. Dengan adanya kepastian waktu dan kepastian biaya, kepercayaan masyarakat menjadi semakin meningkat atas kemampuan Pemda dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat.

Keberhasilan pengelolaan sistem Pelayanan Satu Atap ini menimbulkan ketertarikan dari Pemerintah Kabupaten lain untuk mempelajari pola pengelolaannya.

Keberhasilan pengelolaan sistem Pelayanan Satu Atap ini memberikan satu pelajaran yang berharga bagi Pemerintah Kabupaten Jembrana. Pelayanan pada masyarakat merupakan elemen terpenting dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Pemda. Selama kinerja Pemda tidak benar-benar diarahkan pada pemihakan atas kepentingan rakyat, selama itu pula unsur pelayanan akan dinomorduakan. Sebaliknya, apabila komitmen pemihakan pada rakyat sangat tinggi, maka setiap upaya peberian pelayanan pada masyarakat akan dengan sendirinya menjadi prioritas bagi pengembangan kinerja Pemda.

Pemda Jembrana telah memiliki komitmen pemihakan pada masyarakat yang sangat tinggi, hal ini bukan hanya diperlihatkan dari pengembangan program-program inovatif untuk peningkatan kesejahtreraan masyarakat, namun yang lebih penting lagi adalah terbangunnya sistem pelayanan yang dapat memberikan kepuasan bagi masyarakat.

Kebersinambungan
Penetapan sistem pelayanan satu pintu melalui Peraturan Daerah menjadikan sistem ini sebagai program yang harus dikembangkan dan dilestarikan. Komitmen seluruh jajaran Pemda dan DPRD atas pelaksanaan sistem ini telah menggiring pada pengembangan komitmen mereka dalam peningkatan kualitas sistem. Hal ini juga memberikan indikasi positif atas keberlanjutan sistem.

Selain itu, tingginya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pengelolaan Sistem ini dapat menjadi salah satu alasan kebersinambungan Pelayanan Satu Pintu. Dukungan dari masyarakat tersebut direspon oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana dengan meningkatkan sarana dan prasarana sistem pelayanan Satu Atap tersebut. Salah satunya adalah dengan peningkatan efesiensi dan efektifitas kerja instansi terkait guna menjaga kebersinambungan Sistem ini.

Kemampuan untuk ditransfer
Program ini pada prinsipnya adalah pengembangan sistem pelayanan bagi masyarakat yang merupakan salah satu kewajiban palaksanaan tugas dan fungsi pemda di Indonesia. Pelaksanaan program ini tidak membutuhkan terlalu banyak sumber daya berupa dana, bahkan melalui program ini Pemda dapat melakukan berbagai efesiensi anggaran.

Melalui pelaksanaan program ini Pemda juga dapat membangun komitmen koordinasi dan menghilangkan ego sektoral. Dengan demikian, selama Pemda memiliki komitmen yang sama dan memiliki keberpihakan pada rakyat, maka program ini dapat pula diterapkan di Kabupaten lainnya di Indonesia.

Catatan: Untuk informasi lebih lengkap dapat menghubungi: Drs. I Gusti Putu Sudhiarsa Kepala Dinas Informasi Komunikasi dan Perhubungan Jl. Surapati No. 1 Negara Jembrana Bali Telp. 0365 41210 ext 359 e-mail: ngurah_sudhi@yahoo.com

sumber:
apkasi

Iklan

Komentar»

1. Edho - Maret 2, 2011

Kpd. Yth. Bapak Drs. I Gusti Putu Sudhiarsa,
Kami dari Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Poso yang rencananya Akan berangkat ke Jembrana untuk berkunjung di Kantor Pelayanan Perizinan terpadu Kabupaten Jembrana ingin menanyakan kepada bapak Apakah Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kab. Jembrana berstatuskan Kantor, Badan atau Dinas ini dikarenakan kami kesulitan untuk menyurati Instansi tersebut sehingga nama maupun alamat kami belum mengetahuinnya mohon konfirmasi saat ini


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: