jump to navigation

SEC gagal deteksi penipuan Desember 18, 2008

Posted by witart in contoh buruk.
Tags: , , , , ,
trackback

SEC Gagal Deteksi Penipuan
Ketua Pengawas Pasar Modal Kecewa kepada Stafnya

AP Photo / Kompas Images
Bangunan dalam gambar, Senin (15/12), adalah milik dan tempat
tinggal Bernard Madoff yang terletak di Palm Beach, Florida,
Amerika Serikat. Madoff terkenal karena melakukan penipuan
keuangan sebesar 50 miliar dollar AS, penipuan terbesar sepanjang
sejarah. Penipuan ini adalah yang ketiga selama pemerintahan
Presiden AS George W Bush. Dua penipuan lainnya melibatkan
Lehman Brothers dan Enron.

Kamis, 18 Desember 2008 | 03:00 WIB

Washington, Rabu – Badan Pengawas Pasar Modal Amerika Serikat (SEC) menyatakan gagal mendeteksi penipuan dana investasi yang dilakukan mantan pemimpin bursa Nasdaq, Bernard Madoff.

Pada Selasa (16/12) malam waktu setempat, Ketua SEC Christopher Cox memerintahkan penyelidikan internal untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi. Cox mengkritik pedas para pejabat SEC. Dia mengatakan tidak pernah merasa terganggu untuk membentuk komite dan melaksanakan investigasi yang akan memaksa Madoff menyerahkan informasi vital di bawah permintaan pengadilan.

Selama ini, anggota staf SEC hanya mengandalkan informasi yang diberikan oleh Madoff dan perusahaannya. Cox memperkirakan, Madoff melakukan penipuan berulang kali sejak 1999.

Gelombang kejutan dari masalah Madoff ini telah menyebar ke segala penjuru bumi karena beberapa yayasan, bank raksasa, dan investor individual menjadi korban penipuan. Madoff masih melenggang bebas karena ada jaminan sebesar 10 juta dollar AS.

”Saya prihatin. Tampaknya ada serangkaian kegagalan, setidaknya dalam satu dekade terakhir,” ujar Cox dalam pernyataan tertulisnya.

Ketua SEC menyatakan, Madoff membuat serangkaian pembukuan palsu serta memberikan informasi yang salah, termasuk memberikan nasihat yang menjebak investor ataupun regulator.

Laporan keuangan ganda

Secara terpisah, Stephen Harbeck, salah satu eksekutif Securities Investor Protection Corporation (SIPC), mengatakan, salah satu pembukuan Madoff memperlihatkan kerugian dalam unit bisnis. Namun, kepada para investor disajikan pembukuan yang menunjukkan keuntungan.

SIPC yang didirikan oleh Kongres AS dan didanai oleh industri sekuritas dapat memberikan kepada nasabah dana maksimal 500.000 dollar AS jika dapat menyatakan uang mereka dicuri.

SIPC harus menyediakan dana 1,6 miliar dollar AS, yang berarti bisa segera habis untuk perkara Madoff dengan kerugian mencapai 50 miliar dollar AS. Jumlah tersebut merupakan yang terbesar dalam sejarah. Jumlah itu didapatkan dari keluhan yang disampaikan kepada SEC.

Madoff juga mengakui hal itu di hadapan dua anggota staf seniornya sebelum dipenjarakan.

Yayasan amal Steven Spielberg menjadi salah satu korban penipuan Madoff tersebut. Namun, belum jelas betul apakah sutradara peraih Piala Oscar itu menempatkan sebagian kekayaannya pada bisnis Madoff atau dengan cara lain. Direktur Yayasan Wunderkinder itu menyatakan telah menderita kerugian, sebagaimana diberitakan di harian Wall Street Journal (WSJ).

Menurut WSJ, mitra Spielberg dalam Dreamworks Animation SKG, Jeffrey Katzenberg, juga mengalami kerugian. Baik Katzenberg maupun Spielberg adalah dua nasabah penasihat keuangan Hollywood legendaris, Jerry Breslauer, yang telah berhubungan dengan Madoff sejak 2004.

Skema piramida yang dibuat oleh Madoff tampaknya berjalan lancar selama Madoff berhasil menarik investor baru. Namun, praktik ini terbongkar ketika para nasabah menarik kembali dana investasi mereka. (AP/AFP/joe)

sumber:
kompasCetak

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: