jump to navigation

KPK ingin masyarakat laporkan gratifikasi pejabat Januari 5, 2009

Posted by witart in contoh buruk, gratifikasi.
Tags: , , , , , , ,
trackback

KPK Ingin Masyarakat Laporkan Gratifikasi Pejabat Seperti di AS
Rachmadin Ismail – detikNews : Senin, 05/01/2009 17:58 WIB

Jakarta – Menteri luar negeri AS Condolezza Rice dan Presiden AS George Walker Bush merupakan pejabat publik AS yang paling banyak dilaporkan oleh warganya menerima gratifikasi atau hadiah yang berhubungan dengan jabatannya.

Melihat hal itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau masyarakat Indonesia melakukan hal yang sama.

“Masyarakat pun boleh melaporkan adanya penerima gratifikasi yang diterima oleh pejabat tertentu. Kalau di Amerika, masyarakat juga bisa melaporkan ada indikasi gratifikasi,” ujar wakil ketua KPK Muhammad Jasin di Gedung KPK, JL HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2009).

Jasin juga kembali mengingatkan semua pejabat negara dilarang menerima segala bentuk pemberian yang terkait dengan tugas atau pekerjaan atau jabatannya. Berdasarkan Pasal 12 B ayat (1) UU Pemberantasan Tipikor Nomor 31/1999 jo UU Nomor 20 tahun 2001, yang dimaksud dengan gratifikasi adalah pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat (diskon), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya.

“Pegawai negeri yang wajib melaporkan gratifikasi terdiri dari unsur pemerintahan, termasuk presiden,” imbuhnya.

Kewajiban lapor tersebut mulai berlaku selambat-lambatnya 30 hari kerja setelah menerima gratifikasi. Baru kemudian pimpinan KPK akan menetapkan status kepemilikan bingkisan atau pemberian lainnya tersebut. (mad/gah)

sumber:
detikNews

Iklan

Komentar»

1. sartika - Januari 5, 2009

kalau soal hukum indonesia bukan lagi hancur, tetapi sudah ditelan bumi alias gak berguna. pepatahnya siapa yang punya duit dia yang berkuasa. hal ini saya alami pribadi dan terjadi pada keluarga saya sendiri.

tanpa barang bukti dan asal main tuduh dengan saksi-saksi palsu dipengadilan akhirnya mereka berhasil menjebloskan orang yang tak bersalah masuk penjara 5 tahun dan denda 10 m. bayangkan seorang koruptor kakap saja belum pernah didenda 10 m di indonesia. tapi gimana bisa yang tak bersalah bisa menerima hukuman seperti itu. kejadian ini di medan dengan penegak hukum yang selalu menjual hukum itu sendiri. kami udah mengadu kemanapun dan hasilnya nihil dan tidak digubris. gratifikasi lebih cocok dibilang uang pelicin sehingga siapa aja yang punya uang urusannya licin..cin..cin..dan bisa berkuasa apa saja termasuk soal hukum….KPK mau Bilang APA…toh hal seperti ini udah biasa, kalau kita laporin juga belum tentu ditanggapi.

tetapi saya yakin kalau kpk bisa memberantas oknum-oknum bermental binatang ini terutama penegak hukum itu sendiri. SEMANGAT TERUS KPK……

ikut prihatin dengan nasib Anda. Semoga ke depan mata dewi keadilan biar makin tertutup, agar bisa mengadili dengan seadil-adilnya….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: