jump to navigation

Persib Masih Gunakan APBD Januari 9, 2009

Posted by witart in olahraga, regulasi.
Tags: , ,
trackback

Persib Masih Gunakan APBD
Tetap Latihan Intensif Hadapi Persires
Jumat, 9 Januari 2009 | 10:31 WIB

Karena masih menggunakan dana yang berasal dari APBD, menurut UU no 14 tahun 2008, berarti PERSIB memiliki informasi publik yang harus dilaporkan.

BANDUNG, KOMPAS – Meskipun sudah berubah menjadi badan hukum, PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) masih mendapatkan alokasi Rp 6,5 miliar dari APBD Kota Bandung 2009. Dana ini sebaiknya dibatalkan jika pengurus PT PBB atau Wali Kota Bandung Dada Rosada tidak ingin terjerat kasus korupsi.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswadi menjelaskan, dana PT PBB Rp 6,5 tersebut bukan murni untuk Persib, melainkan juga untuk klub U-21. “Dana tersebut untuk pembinaan internal, untuk Liga Super Indonesia umur 21, dan untuk menutupi kekurangan biaya guna meneruskan kompetisi LSI yang tertunda,” ujar Edi di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis (8/1).

Alasan lain, PT PBB belum efektif beroperasi, terutama dalam menggalang dana, sehingga untuk sementara masih menggunakan dana APBD. Ketua Panitia Anggaran DPRD Kota Bandung Lia Noer Hambali menjelaskan, pengunduran jadwal liga memang berkonsekuensi terhadap pendanaan. Namun, semestinya dana Persib tidak sampai Rp 6,5 miliar karena biaya operasional selama sebulan hanya Rp 1,5 miliar. Jika liga diundur sebulan atau dua bulan, dana yang dibutuhkan maksimal Rp 3 miliar.

Dengan tambahan ini, dari sisi dana Persib menjadi tim kuat di kompetisi sepak bola nasional. Sebab, berbeda dengan Persib, banyak klub lain belum mendapatkan jalan keluar dari kesulitan keuangan. Sebelum LSI digelar, Persmin Minahasa dan Persiter Ternate lebih dulu angkat tangan. Menyusul pekan ini, tim Divisi Utama Persikota Kota Tangerang menyatakan bangkrut. Lapor KPK

Alokasi dana untuk Persib tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 59 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Pasal 44 Ayat (1) Permendagri No 59 ini melarang pemberian dana hibah kepada suatu lembaga secara terus-menerus setiap tahun. Persib sendiri selama menjadi klub selalu menerima dana dari APBD. Tahun 2008, dana hibah yang Persib terima dari APBD tidak kurang dari Rp 26,5 miliar.

Ketua Perhimpunan Bandung Institute of Governance Studies Dedi Haryadi mengingatkan agar dana untuk Persib Rp 6,5 miliar tersebut dibatalkan. Alasannya, alokasi dana tersebut hanya menambah bukti penyelewengan APBD oleh Pemerintah Kota Bandung.

Mengenai dana hibah bagi Persib pada tahun-tahun sebelumnya, Dedi siap melaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Kalau ini diteruskan, saya juga akan melaporkannya,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Edi mengatakan, alokasi dana untuk Persib tetap diadakan, tetapi penggunaannya harus dikonsultasikan. Jika tidak melanggar hukum, dana tetap dicairkan, tetapi jika melanggar hukum bisa dibatalkan. Siap hadapi Persires

Di tengah pro dan kontra soal dana, tim Persib tetap berlatih seperti biasa. Meski LSI diundur, Persib tetap mempersiapkan diri bertanding pada babak 24 besar Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008 melawan Persires Rengat di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu mendatang. Meski melawan tim Divisi I, pelatih Persib Jaya Hartono menekankan agar Persib tidak lengah. Menurut Jaya, Persib harus mewaspadai motivasi lawan.

Setelah hari-hari sebelumnya fokus pada latihan fisik, kemarin sore pemain sudah berlatih teknik dan strategi. Pemain dibagi dalam dua tim untuk simulasi pertandingan. Jaya melihat stamina pemain sudah bagus. “Tetapi, mereka masih sering kehilangan bola, terutama di lini tengah dan depan. Kontrol juga belum akurat. Itu karena kelenturan badan pemain belum bagus,” kata Jaya. (MHF/*/LSD)

sumber:
kompasCetak

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: