jump to navigation

e-Procurement Sumatra Utara Januari 7, 2009

Posted by witart in tauladan, teknologi.
Tags: , , ,
add a comment

Rp 650 Juta untuk “E-Procurement”
PENGADAAN : Rabu, 7 Januari 2009 | 03:00 WIB

Medan, Kompas – Niat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk segera mewujudkan proses lelang pengadaan barang dan jasa secara elektronik atau e-procurement sudah bulat. Bulan Januari ini menjadi akhir persiapan pengelola hingga sarana dan prasarananya.

Bahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sudah menyiapkan dana sebesar Rp 650 juta untuk membeli perangkat keras dan lunak sistem lelang elektronik tersebut.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara RE Nainggolan mengungkapkan, pada bulan Februari nanti semua proses lelang elektronik sudah harus bisa berjalan (on going). Bulan Januari ini adalah masa persiapan terakhir sebelum Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menginstruksikan satuan kerja perangkat daerah mendata proses pengadaan barang yang harus melalui lelang elektronik.

”Untuk tahap pertama ini mungkin ada didata beberapa pekerjaan di masing-masing SKPD (satuan kerja perangkat daerah) yang pengadaannya melalui lelang elektronik. Tahap ini yang bisa melalui lelang elektronik baru pengadaan barang, sementara untuk proyek fisik (jasa) kami butuh persiapan lebih lama lagi,” ujar Nainggolan.

Dia mengungkapkan, butuh waktu hingga lima tahun ke depan bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk bisa menerapkan e-procurement terhadap semua jenis pengadaan barang dan jasa.

Gedung disiapkan

Menurut Kepala Biro Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara Busral Manan, untuk tempat beroperasinya seluruh pekerjaan e-procurement, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan gedung di sayap kanan kantor lama gubernur. Gedung ini berada di depan kompleks Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan. (BIL)

sumber:
kompasCetak

Iklan

masyarakat Jepang protes Google Earth Desember 20, 2008

Posted by witart in contoh buruk, teknologi.
Tags: , , , , ,
1 comment so far

Masyarakat Jepang Protes Google Earth
Sabtu, 20 Desember 2008 | 06:39 WIB

link : tokoh google

TOKYO, SABTU – Kelompok pengacara dan profesor di Jepang, Jumat (19/12), meminta Google Inc menghentikan program Google Earth yang memberikan gambar rinci jalan dan rumah dari kota-kota di Jepang.

Penyajian secara rinci lokasi di internet itu, menurut mereka, merupakan sebuah pelanggaran hak-hak privat. Google menyajikan peta dengan sudut hingga 360 derajat dari 12 kota di Jepang. Juga disajikan peta rinci dari 50 kota di Amerika Serikat serta sejumlah kawasan tertentu di Eropa.


Google Earth

(lebih…)